Wisata

Pemandian Bekti Harjo (Semanding, Tuban)

Wisata Kolam renang atau Pemandian Bekti Harjo ini merupakan satu-satunya wisata kolam di tuban yang telah menyandang status standar nasional.

Letak Wisata Pemandian Kolam Renang Bekti Harjo Tuban secara Administratif Pemandian Kolam Renang Bekti Harjo terletak di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Dari pusat kota sekitar 5 Km kearah selatan. Untuk menuju ke tempat pemandian Bektiharjo tidaklah sulit dan bisa diakses dengan menggunakan trasportasi umum maupun kendaraan pribadi.

http://4.bp.blogspot.com/-7O-q1MQ4LhA/Uk4k0K8mrVI/AAAAAAAAABQ/gLGcpXUySc4/s1600/Pemandian-Bekti-Harjo.jpg

Ditempat ini terdapat 2 kolam pemandian atau bahasa jawanya disebut sendang. 2 sendang tersebut yatu Sendang Lanang atau kolam khusus laki-laki di bagian utara dan Sedang Wadon atau khusus untuk wanita di bagian selatan. Namun seiring perkembangan zaman pemisahan fungsi dua sendang tersebut tinggalah sebutan masa lampau. Sekarang para pengujung yang datang bisa berenang secara bebas bersama-sama.

Sejarah Misteri Bekti Harjo
Sejarah goa akbar penuh misteri disertai mitos dari masyarakat setempat. Ada yang mengatakan Bekti Harjo adalah pusat dari berdirinya kota tuban. Karena apa ?.
Kembali kita minilik sejarah dari nama kota “tuban” banyak versi diantaranya ada yang mengatakan tuban adalah “metu banyune” (keluar airnya). Dan di sumber kolam bekti harjo itu diyakini sebagai sumber pertama yang keluar di bumi tuban. Disana dahulu kala merupakan desa babatan pada zaman kerajaan. Sumber air yang keluar katanya berkat kesaktian Raden Aryo Dandang Wacana yang diyakini sebagai Bupati Pertama Kabupaten Tuban yang memiliki kekuatan mistis luar biasa. Putra Raden Arya Dandang Miring ini memerintah Kadipaten Lumajang Tengah untuk membabat alas Papringan. Pada waktu itu musim kemarau yang sangat panas dan paceklik. Dan Hutan Papringan yang tandus tidak dapat menyediakan sumber air untk kebutuhan Raden Arya Dandang Wacana beserta anak buahnya. Dari masalah itu akhirnya ia bersemedi agar diberi sumber air sehingga pekerjaan membuka hutan Papringan bisa selesai. Ia memohon kemurahan Yang Maha Pemberi Air yaitu Yang Maha Kuasa. Dengan kekhusyuk’anya dalam bersemedi akhirnya Permohonan Raden Arya Dandang Wacana terkabulkan. Tak disangka tiba-tiba air menyembur dari tanah bekas pohon bambu yang ditebang anak buah Arya Dandang Wacana. Dengan kaget seketika itu mereka berteriak takjub dan girang sambil berucap: ” Metu banyune, Metu Banyune….” Yang artinya Keluar airnya… keluar airnya. Dari situlah kata tuban diperoleh dari penggalan kalimat “metu banyune”.

Baca Juga:  Pantai Karanggosong

Di dalam area pemandian bektiharjo ini juga terdapat sekumpulan kera jinak.

http://1.bp.blogspot.com/-bh_Ujhsx1e0/Uk4mo49EJCI/AAAAAAAAABk/nzQWipTTsco/s1600/monyet.jpg

Dan harga tiket masuk sekitar rata-rata untuk dewasa Rp 4.500,00 per orang dan utk parkir dikenakkan biaya Rp 2000,00. Dengan biaya segitu anda sudah bia menikmati kolam renang bersama keluarga yang anda sayangi.