Wisata

Wisata Alam di Pantai Gatra Malang Selatan

Jika yang anda maksudkan dengan wisata pantai adalah sebuah destinasi yang menawarkan pemandangan laut dan pasir putihnya, dan anda harus membayar tiket masuk berikut dengan parkir kendaraan, sampah lengkap dengan asuransinya. Jarak pantai dengan parkir kendaraan anda tidak begitu jauh, cukup beberapa langkah saja sudah terkena percikan air laut dari deburan ombaknya. Dan yang paling umum, tidak jauh dari bibir pantai, berjajar panjang toko dan warung yang menawarkan aneka produk untuk para pelancongnya.

Sayangnya, anda tidak akan pernah menemukan satu ciri yang disebutkan diatas jika hendak melancong ke Pantai Gatra, malah semua fakta diatas berbanding terbalik. Namun semua akan terbayar jika anda sudah sampai di Pantai Gatra yang masih alami ini.

Pantai yang tersembunyi dan bersih dari sampah pengunjung

Jika anda sempat melihat sampah berserakan di pinggir pantainya, sudah dapat dipastikan itu bukanlah ulah dari pengunjung pantai Gatra, melainkan sampah-sampah yang terseret arus laut dan terbawa ombak hingga di pantainya. Tapi jika ini adalah ulah pengunjung, maka akan ada tindakan tegas dari petugas pantai dan memberikan hukuman sesuai dengan kesepakatan dan tata aturan yang diberlakukan ketat dari pos pintu masuk.

Pantai Gatra yang lestari

Pantai Gatra dan beberapa pantai yang dikelola untuk kelestarian, tidak mementingkan banyaknya pengunjung dengan sejumlah besaran rupiah donasi yang diberikan. Kami hanya memberi ijin hanya kepada pengunjung yang sadar akan kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Donasi untuk Mangrove dan Checklist Sampah

Proses seleksi dan edukasi kepada semua pelancong, diawali dari pintu masuk menuju pantai. Petugas jaga dengan ramah akan menyapa pengunjung, memberi sedikit penjelasan dan informasi tentang tata tertib pengunjung kawasan Pantai Gatra sesuai yang tertera di beberapa papan informasi di sekitar pintu masuk. Selanjutnya membuat daftar barang bawaan pengunjung yang berpeluang akan menjadi sampah dan menghimbau untuk membawa balik semua sampah yang dihasilkan.

Baca Juga:  Taman Safari Indonesia II (Prigen, Pasuruan)

Tidak ada restribusi tiket masuk, para pengunjung diharapkan bersedia mendonasikan sejumlah sedikit uang mereka untuk proyek konservasi mangrove sebesar enam ribu rupiah, inipun masih sangat fleksibel lebih-lebih untuk pengunjung keluarga yang membawa serta anak-anaknya. Mereka lebih berharap semoga pantai Gatra bisa menjadi arena belajar masalah lingkungan buat anak-anak dari sejak dini.

Kawasan Penyanggah yang dikelola oleh Masyarakat

Tergabung dalam Kelompok Masyarakat (POKMAS) yang diawali dengan GOAL – Gatra Olah Alam Lestari dan ditunjuk oleh pemerintah desa untuk membidani bidang pelestarian lingkungan di kawasan pantai di Sendangbiru, dan dalam perkembangannya untuk menjaga independen dalam pengelolaannya, dibentuklah lembaga berbadan hukum Yayasan dengan nama Bhakti Alam Sendangbiru.

Pantai Gatra berada di kawasan administratif dusun Sendangbiru, Desa Sitiharjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Sesuai peraturan desa telah ditetapkan sebagai kawasan penyangga dengan status hutan lindung. Sejarah kelam masa pasca era reformasi, kawasan ini telah banyak berubah kondisinya dari hutan lebat mangrove yang dikonversi menjadi lahan pertanian masyarakat. Perubahan lingkungan sangat drastis terjadi sebagai dampak perubahan fungsi lahan, beberapa area yang tidak terurus karena tidak subur menjadi tandus dan terbuka, beberapa masyarakat yang sadar akan masa depan lebih baik telah tergerak untuk melakukan penyelamatan demi keberlanjutan.

Menuju Pantai Gatra

dari kota Malang, jika menggunakan kendaraan pribadi anda melewati Turen dan mengikuti petunjuk arah menuju Pantai Sendangbiru. Sebagai acuan, ketika sudah dekat di sekitar Sendangbiru bisa bertanya pada masyarakat setempat arah menuju Bank BRI, dari sini akan terlihat beberapa penunjuk arah ke Pantai Gatra melalui jalur Pantai Clungup.

Sebelumnya para pelancong yang lebih banyak didominasi remaja, menuju pantai Gatra melewati pintu masuk Goa China berdasar banyaknya informasi yang tersebar di internet. Namun saat ini, karena alasan keamanan akses menuju pantai Gatra dari Goa China telah ditutup dengan pagar.
Jalur setapak permanen telah dibangun tapi belum seluruhnya, sebagian besar jalan sepanjang 1,3 km melewati jalan tanah. Saat musim kering dan tanah keras, hanya kendaraan roda dua yang bisa masuk hingga di pintu masuk, selebihnya harus jalan kaki sepanjang 500 m menuju Pantai Clungup atau Pantai Gatra. Kendaraan roda empat harus di parkir di area TPI (Tempat Pelelangan Ikan) dan akan dijaga oleh petugas khusus.

Baca Juga:  Pantai Boom (Tuban, Jawa Timur)

Pantai Gatra, Raja Empat nya Jawa Timur

Beberapa orang menyebut pantai Gatra sebagai Raja Empatnya Jawa Timur di Sendangbiru, pantai yang bersih dengan pasir putihnya, berjajar bukit-bukit kapur disekitar hutan mangrove dan sebaran batu coral, Pantai Gatra sedang memulihkan dirinya

Aktivitas di Gatra: Camping dan Trekking

Menuju ke pantai Gatra, dari awal perjalanan anda sudah harus trekking sejauh 1,3 km hingga menuju pantai yang terlebih dahulu akan melewati pos penjagaan. Jika membawa kendaraan roda dua, anda bisa sedikit menghemat tenaga sampai pos jaga dan tetap akan melanjutkan sekitar 500 meter melewati pantai Clungup.

Pantai Clungup dan Gatra adalah pantai-pantai pertama yang bisa anda kunjungi, jika memiliki waktu cukup sekitar 2-3 jam anda bisa melakukan aktivitas susur pantai disepanjang jalur konservasi, mulai pantai Bangsong, pantai Teluk Asmoro, Pantai Mini, Pantai Savana dan Pantai Tiga Warna yang akhir-akhir ini cukup kondang jadi tujuan wisata anak muda. Agar aman dan nyaman perjalanan anda diantar oleh pemandu dengan membayar jasanya antara Rp.50.000,- hingga Rp. 100.000,- untuk beberapa orang dalam satu kelompok.

Jika anda merencanakan menginap di tenda atau camping, tidak perlu kuatir jika tidak memiliki peralatan khususnya tenda, dan alas tidur, di pos penjagaan menyediakan persewaan peralatannya meskipun dengan jumlah terbatas.

Makanan dan Akomodasi

Jika ingin menginap untuk beberapa hari tanpa harus camping, di ruas jalan utama tersedia beberapa rumah masyarakat yang disewakan untuk penginapan pengunjung dengan harga yang cukup terjangkau. Tidak tersedia hotel di sekitar sini, satu-satunya pilihan hanyalah homestay.

mau berenang di pantai juga boleh

Di dalam area atau kawasan pantai, tidak akan anda jumpai toko dan warung. Ada rencana untuk membangunnya namun lokasinya tidak masih diluar area pantai, tata kelola seperti ini memang disengaja untuk tidak merusak keasrian dan kelesatarian area konservasi di pantai Clungup maupun di Pantai Gatra. Anda harus mempersiapkan bekal makanan atau minuman dari toko-toko sebrang jalan sebelum memasuki kawasan konservasi pantai Gatra

Baca Juga:  Ledug, Obyek Wisata Ngopibareng di Pintu Langit Kabupaten Pasuruan

Peta Lokasi Pantai Gatra